Selasa, 10 November 2009

LIMBAH CAIR TEMPE

PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEMPE

MENJADI PRODUK YANG BERMANFAAT

Oleh : Nurosid, S.Si

CP: 08996626114/nurrosyidt@yahoo.co.id

Pendahuluan

Pengolahan pembuatan tempe akan menghasilkan produk sampingan, yaitu berupa limbah cair tempe. Pembuangan limbah cair tempe dilingkungan akan mengganggu keseimbangan lingkungan, bahkan dapat mencemari lingkungan sekitar. Tentunya hal ini akan berbahaya jika sampai menggenangi selokan atau aliran sungai, karena di sana akan ditumbuhi oleh bakteri-bakteri berpenyakit, meskipun banyak juga bakteri yang bermanfaat. Padahal limbah cair tempe tersebut memiliki kandungan makanan kompleks seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Jika dimanfaatkan secara tepat maka akan mengurangi pencemaran lingkungan dan menghilangkan sumber penyakit.

Pemanfaatan yang sederhana untuk bisa kita lakukan adalah dibuat sebagai pupuk cair dan makanan sehat “ nata de soya”. Pupuk cair berisi bakteri yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan tanaman. Peran bakteri bermanfaat dalam pupuk cair ini adalah mengikat nitrogen (N), fosfor (P), Kalium (K) dan unsur lain untuk kebutuhan tanaman, sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Sedangkan fungsi limbah cair tempe pada pembuatan pupuk cair adalah sebagai sumber makanan bagi bakteri bermanfaat sehingga bakteri tersebut akan memperbanyak diri sebelum pupuk itu digunakan.

Seperti halnya pada pengolahan limbah cair tempe menjadi pupuk cair, limbah ini juga dimanfaatkan sebagai sumber makanan bagi bakteri/bakteri bermanfaat A. xylinum menjadi nata de soya. Nata de soya merupakan makanan sehat berserat seperti nata decoco (dibuat dari air kelapa) yang dibuat limbah cair tempe atau tahu. Bakteri atau bakteri yang digunakan untuk pembuatan nata de coco maupun nata de soya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan penyakit, justru produk nata de soya yang dihasilkan bermanfaat bagi tubuh karena dapat menyerap zat beracun dan lemak yang berlebihan dalam tubuh.

Tujuan

1. Pengolahan limbah cair tempe menjadi Pupuk Cair Produktif (PCP)

1.

Pengolahan limbah cair tempe menjadi makanan berserat nata de soya

ISI

Bahan dan Alat yang diperlukan pada pembuatan PCP

Dandang dan sejenisnya, limbah cair tempe, biang/starter EM4, ember cat, kompor

Cara kerja pembuatan PCP

1. Sebanyak 10 liter limbah cair tempe direbus hingga mendidih menggunakan dandang selama 15-20 menit.

2. Siapkan ember cat berukuran 20 liter.

3. Limbah cair yang masih panas tersebut dimasukkan ke dalam ember lalu didinginkan.

4. Setelah dingin, tambahkan biang/starter EM4 sebanyak 5-10 % v/v

5. Limbah cair yang telah ditambah starter EM4 selanjutnya disimpan pada suhu rungan selama 7 hari. Satrter ini berisi populasi bakteri bermanfaat.

6. Pembuatan pupuk cair berhasil jika saat dibuka dan berbau seperti urea atau bau busuk.

7. Pupuk cair dari limbah tempe sudah siap digunakan untuk memupuk tanah disekitar tanaman atau sayuran.

8. Jika ingin ditambah unsur KCl maka bisa ditambahkan air rendaman sabut kelapa (perbandingan perendaman sabut kelapa dan air = 50 : 50) selama 5 hari.

9. Jika belum digunakan dalam jangka dekat, sebaiknya penambahan starter < 3% (misal 1%).

Bahan dan Cara Kerja pembuatan starter nata dari alam

Formula untuk 5 liter:

1. Nanas 3 buah

2. Urea 12,5 g

3. Gula pasir ½ kg

4. Asam asetat secukupnya (pH 3)/37 ml asam cuka untuk 5 liter

Cara Kerja :

1. Tiga buah nenas lewat masak dikupas, dicuci, dan dipotong – potong.

2. Potongan buah nenas tersebut, kemudian dihancurkan dengan menggunakan

3. Blender dan ditambahkan dengan 5 liter air

4. Hancuran nenas kemudian direbus dan setelah mendidih disaring untuk mendapatkan filtratnya. Sebanyak 5 liter filtrat diambil untuk bahan media.

5. Filtrat dipanaskan sampai mendidih kemudian ditambah dengan gula pasir, urea, dan asm asetat atau asam cuka (sampai pH 3)

6. Seperti formula diatas dan tambahkan Natrium acetat atau sedikit demi sedikit

7. Masukkan dalam botol steril masing-masing 600 ml dan tiap wadah ditutup dengan kertas koran steril/plastik dan diikat dengan karet gelang

8. Dinginkan dan inkubasikan di ruang inkubasi selama 6-8 hari.

9. Starter berhasil dibuat jika terdapat lapisan nata yang mengapung dipermukaan.

Bahan dan Alat yang diperlukan pada pembuatan nata de soya

Limbah cair tempe 5 liter, starter nata decoco/nata de soya, pupuk urea/ZA 6,25 g, asam cuka atau suka sari 37,5 ml agar pH menjadi 3, kompor, gula pasir 500 g, dandang, panci berukuran 5 liter, botol sirup, nampan, saringan, plastik atau kertas koran, sikat, corong, dan solasi

Cara kerja pembuatan starter nata de soya

1. Rebuslah 5 liter limbah cair tempe hingga mendidih, kemudian ditambah pupuk urea dan gula pasir sambil diaduk. Terakhir ditambah asam cuka (jika perlu)

2. Selanjutnya dituang ke dalam botol yang telah dibersihkan sebelumnya dan dikukus selama 15 menit, lalu dinginkan selama 7 jam.

3. Tambahkan starter nata de soya sebanyak 3-5% v/v

4. Tutup rapat botol tersebut dan simpan pada tempat yang rata dan tidak tergoyang pada suhu 28-29oC atau suhu ruangan selama 7-8 hari.

5. Starter nata de soya siap digunakan.

Cara kerja pembuatan nata de soya

6. Rebuslah 5 liter limbah cair tempe hingga mendidih, kemudian ditambah pupuk urea dan gula pasir sambil diaduk. Terakhir ditambah asam cuka

7. Selanjutnya dituang ke dalam botol yang telah dibersihkan sebelumnya dan dikukus selama 15 menit, lalu tuangkan ke dalam nampan yang telah ditutup dengan plastik atau kertas koran ¾ bagian dan dinginkan selama 7 jam.

8. Tambahkan starter nata de soya sebanyak 3-5% v/v

9. Tutup rapat ¼ bagian nampan tersebut dan simpan pada tempat yang rata dan tidak tergoyang pada suhu 28-29oC atau suhu ruangan selama 8-12 hari.

10. Nata de soya yang terbentuk seperti lapisan dan siap dipanen serta diolah.

Cara pengolahan nata de soya

1. Nata de soya dibersihkan kotoran yang menempel dan lendirnya dengan cara menyikat menggunakan sikat halus.

2. Nata de soya kemudian di potong-potong seperti dadu menggunakan gunting atau pisau yang tajam.

3. Potongan-potongan nata de soya tersebut selanjutnya di peras dengan kain kassa atau sejenisnya supaya air yang terdapat pada potongan dadu nata de soya berkurang-hilang/ atau sampai terasa hambar.

4. Selanjutnya potongan nata seperti dadu itu direndam dengan air yang telah direbus hingga bentuk seperti dadu

5. Rebuslah air yang ditambah gula dan sirup sesuai selera, masukkan nata de soya tersebut lalu dinginkan.

6. Nata de soya siap dihidangkan atau di jual.

Ciri-ciri nata yang baik dan berhasil dibuat :

- tidak ada kontaminasi oleh jamur

- lebih padat dan rekat

- warna putih kekuningan

- ketebalan rata dan tidak berlapis-lapis

- tidak ada media yang tersisa

- Ketebalan 1,5-2 cm

- Nampan kering

Fungsi masing-masing bahan :

1. Urea/Za berfungsi sebagai sumber nitrogen

2. Gula Pasir berfungsi sebagai sumber makanan sementara sebelum menggunakan limbah cair tempe

3. Asam cuka/Suka sari berfungsi untuk menurunkan pH (pH 3-4)

Penutup

Telah nampak kerusakan di darat maupun dilaut yang diakibatkan oleh ulah tangan manusia itu sendiri..

Sesungguhnya Alloh SWT lebih menyukai orang-orang yang berbuat baik dimuka bumi daripada orang-orang yang berbuat kerusakan

Daftar Referensi

———-. 2003. Memproduksi Nata De Coco. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan.Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah.Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Priyanto, S. 2008. Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair dari Limbah Tempe Di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Banyumas.

Nurosid, 2008. Pelatihan Pembuatan Nata De Soya dari Limbah Tempe Di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Banyumas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar