Rabu, 09 November 2011

SOAL UAS GASAL UJI COBA

SOAL  ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAR KELAS  XII  MAPEL  BIOLOGI (UTAMA)
PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT !
1.      Penelitian berjudul " Pengaruh pemberian giberelin terhadap kecepatan perkecambahan biji asam". Variabel bebas penelitian ini adalah ….

  1. giberelin
  2. kecepatan perkecambahan
  3. biji asam
  4. pengaruh
  5. kecepatan perkecambahan biji asam


2. Penguguran daun jati  pada musim kemarau merupakan adaptasi tanaman tersebut  terhadap kekeringan. Hormon yang mempengaruhi keadaan tersebut adalah …

A.      asam absisat
B.      giberelin
C.      gas etilen
D.     traumalin
E.      auksin


3.Berikut ini fungsi berbagai hormon tumbuhan :
   1.  mempercepat pertumbuhan
   2.  mendorong pemasakan buah
   3.  menghambat penuaan daun
   4.  pembentukan buah secara partenokarpi
   5.  merangsang pembentukan bunga 
   Fungsi giberelin adalah ….

A.      1 , 2, 3
B.      1,  4, 5
C.      3  dan   5
D.     1  dan   4
E.      4  dan   5



4. Di bawah ini adalah tabel hasil pengamatan pertumbuhan kecambah selama 10 hari
Hari ke
Panjang (mm)
1
1
2
5
3
10
4
25
5
49
6
55
7
60
8
63
9
64
10
65

Hubungan antara panjang kecambah dengan lama
pengamatan dapat digambar dengan grafik …











          



           A                                                              B                                                          C

           D                                                                  E
         
X = lama pengamatan
Y = panjang kecambah


5.  Perhatikan hal-hal berikut:
1) adanya penambahan jumlah sel
2) adanya pembesaran masing-masing sel
3) adanya penambahan disposisi zat antar sel
4) adanya penambahan macam organ
Yang merupakan tanda-tanda “perkembangan” pada tumbuhan adalah ... .


       A . 1 dan 2
      B.  1, 2 dan 3
C.  4
      D. 3 dan 4
E.  1, 2, 3 dan 4



Text Box: Gambar A     Gambar B
Mula-mula diberi tanda pada jarak yang sama              Setelah 2 hari

6. Perhatikan gambar berikut ini :
   Berdasarkan percobaan dengan kecambah setelah 2 hari dapat disimpulkan ….
A.      pertumbuhan tercepat pada bagian I dan III
B.      pembelahan sel  tercepat pada bagian II
C.      hormon banyak terkumpul pada keping
D.     auksin mempercepat pertumbuhan akar
E.      pertumbuhan di tempat gelap lebih cepat

7.  Perhatikan tabel data pengukuran pertumbuhan pada
kecambah berikut ini !
Tanaman
Tinggi Kecambah  minggu ke …. ( cm )
      Ke-1
K e-2
Ke-3 
Ke-4 
Ke -5
1
0,4
1,6
2,8
4,0
5,6
2
0,3
1,5
2,0
3,5
5,3
3
0,6
2,0
2,8
4,1
5,7

Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa tanaman yang paling cepat tumbuh adalah tanaman …

A. 1, minggu ke-3
B. 1, minggu ke-5
C. 2, minggu ke-5
D. 3, minggu ke 2
E. 3, minggu  ke -5


8. Perhatikan tabel data pengukuran pertumbuhan pada
kecambah berikut ini !
Tempat terang
Tanaman
Tinggi Kecambah  minggu ke …. ( cm )
      Ke-1
K e-2
Ke-3 
Ke-4 
Ke -5
1
0,4
1,6
2,8
4,0
5,6
2
0,5
2,2
2,8
4,1
5,7
Tempat teduh
Tanaman
Tinggi Kecambah  minggu ke …. ( cm )
      Ke-1
K e-2
Ke-3 
Ke-4 
Ke -5
1
0,4
2,2
4.4
5,7
6,8
2
0,5
2,5
4,6
6,5
6,9
          Grafik di bawah ini yang menunjukkan hubungan  antara laju pertumbuhan kecambah dengan suhu adalah…
A.                                                B.                                          C.
        
             D,                                            E.
Keterangan :   X = suhu
Y = laju pertumbuhan kecambah




9.  Pertumbuhan dan perkembangan merupakan hasil interaksi yang kompleks antara faktor-faktor ….

A.      intraselluler, interseluler, dan lingkungan
B.      cahaya, hormon dan lingkungan
C.      gen, kromosom, dan inti sel
D.     nutrisi, cahaya dan lingkungan
E.   lingkungan, kelembaban dan cahaya



10. Gambar berikut menunjukkan ujung koleoptil tanaman Avena sativa dalam suatu     percobaan.

             ¬  cahaya                ¬  cahaya
                                                 alumunium
      A                            B
Setelah beberapa hari, yang terjadi ….

A.      tanaman A tumbuh membelok menjauhi arah cahaya
B.      tanaman B tumbuh membelok menjauhi arah cahaya
C.      tanaman B tumbuh membelok menjauhi arah cahaya
D.     tanaman A tumbuh membelok ke arah  cahaya
E.      tanaman A dan B  tumbuh membelok menjauhi  cahaya


11;  Perhatikan hal-hal berikut:
1) polipeptida
2) gugus prostetik
3) ko-enzim
4) ion logam
Enzim yang paling sederhana tersusun atas :


  1.  1
  2.  1 dan 3
  3. 1, 2 dan 3
  4. 2 dan 4
  5. 1, 2, 3 dan  4


12.  Perhatikan gambar cara kerja enzim berikut ini
                                    1           2                                 3                            1              4          5
       Manakah enzimnya ?

  1. 1
  2. 2
  3. 4
  4. 5


13. Ekstrak hati yang diteteskan pada hidrogen peroksida akan menimbulkan gas yang dapat menyalakan bara api. Gas tersebut adalah ....

A.      O2 yang berasal dari penguraian air
B.      CO2  yang berasal dari ekstrak hati
C.      hidrogen yang berasal dari penguraian air
D.     O2 yang  berasal dari penguraian ekstrak hati
E.O2 yang berasal dari penguraian hidrogen peroksida


14.  Pernyataan yang mengenai glikolisis adalah ….
A. berlangsung dalam sitoplasma suasana aerab
B. berlangsung dalam mitokondria suasana an aerab
C. menghasilkan energi sebesar 2 ATP dan 1 NADH, tiap molekul glukosa
D. menghasilkan energi sebesar 1 ATP dan 2 NADH tiap molekul glukosa
E. peristiwa pengubahan satu molekul glukosa menjadi 2 asam piruvat

15.  Katabolisme merupakan reaksi eksorgenik, artinya ...
A.      untuk berlangsungnya memerlukan energi
B.      untuk berlangsungnya  peristiwa ini mem-bebaskan energi
C.      untuk berlangsungnya reaksi membutuhkan karbohidrat
D.     proses kimia yang berlangsung, untuk menguraikan karbohidrat
E.      proses yang berlangsung selalu memerlukan energi & membebaskan energi

16. 



Berikut merupakan sebagaian dari tahap glikolisis dengan proses ….


Text Box:   ATP         ADP
glukosa 6 P         Fruktosa 6 P    Fruktosa 1.6                 
                            x                              y           di phosphat


     x dan y merupakan enzim yang membantu ber-langsungnya proses, nama enzim tersebut adalah ….

A.      aldose dan enolase
B.      fosfo isomerase dan piruvatkinase
C.      fostogluko isomerase dan fruktokinase
D.     aldose  dan piruvatkinase  
E.      a ldose dan fosfogliserat kinase


17, Pada proses respirasi aerob NADH akan dihasilkan dari tahap ... .


A.hanya glikolisis
B. hanya dekarboksilasi oksidatif
C. rantai transfer elektron
D. glikolisis, dekarboksilasi oksidatif dan siklus krebs
E.  siklus krebs dan rantai transfer elektron



18.  Respirasi aerob terjadi di :
1.      matriks mitokondria
2.      krista mitokondria
3.      sitoplasma
Tabel menunjukkan tahapan dan tempat berlangsungnya respirasi aerob.
Pasangan yang benar adalah ….

Glikolisis
Oksidasi As, piruvat
Siklus Krebs
Rantai respirasi
A
3
1
1
2
B
3
2
1
1
C
1
2
3
1
D
1
1
2
3
E
3
1
2
3

19.  Respirasi pada proses pembuatan tape tergolong respirasi….

A.      aerobik
  1. anaerobik
  2. metabolik
  3. anabolik
  4. anaerobik dan aerobik


20.  Pembentukan energi pada jamur dilakukan dengan cara penguraian ….

A.      gula menjadi asam cuka dan air
B.      amoniak menjadi nitrat dan O2
C.      gula menjadi alkohol dan O2
D.     nitrat menjadi alkohol dan CO2
E.      gula menjadi alkohol dan CO2

           
21.  Perhatikan skema berikut ini :
 1
C6H12O6   +  6 O2      6CO2 + 6 H2O  +energi
2
ADP        ATP
                        ß
                           3
 Asam Amino →     protein  
                               4
Anabolisme dan katabolisme ditunjukkan pada nomor :

  1. 1 dan 4                       
  2. 4 dan 1                                   
  3. 1 dan 3
  4. 2 dan  4
  5. 3 dan 4




22.  .Berdasarkan gambar dapat disimpulkan bahwa faktor- faktor yang berpengaruh dalam fontosintesis adalah …
A. Hydrilla dan tabung reaksi
B. Hydrilla dan H2O
C. cahaya dan CO2
D. cahaya dan O2
E. H2O dan NaHCO3

23.  Proses Fotolisis  berlangsung  di ….

  1. grana                          
  2. stroma                        
  3. nukleus
  4. krista
  5. matriks

24.  Text Box: A. H2O    ð H + + OH – 
B. RuBP + CO2    ð  PGAL 
C. APG + CO2   ð   PGAL 
D. Satu molekul PGAL  ð  satu molekul glukosa 
E. Dua molekul PGAL ð  satu molekul glukosa
Hal yang benar dalam Siklus Calvin, yaitu…
25.  Bakteri kemoautotrof mendapatkan energi untuk hidupnya dari

  1. mengoksidasi senyawa kimia tertentu
  2. memanfaatkan cahaya matahari
  3. menguraikan H2O
  4. memanfaatkan sampah organik
  5. menguraikan glukosa



26.  Yang dimaksud dengan alela ganda adalah ….
  1. beberapa alela yang menempati lokus yang berbeda
  2. beberapa alela yang mempengaruhi bagian yang sama tetapi menempati lokus yang berbeda
  3. beberapa alela yang menempati bagian yang tidak sama tetapi menempati lokus yang sama
  4. beberapa alela yang mempengaruhi bagian yang sama menempati lokus yang sama
  5. beberapa alela yang mempengaruhi bagian yang tidak sama dan menempati lokus yang berbeda

27.  Pada gambar struktur kromosom , nomor 1,2,3,4 berturut-turut disebut ….


A.      selaput, kromosom, sentromer, matriks
B.      kromomer,matriks, kromonema,  sentromer,
C.      kromomer , matriks , selaput ,sentrosom
D.     kromomer, krmonema, matriks, sentromer
E.      matriks, kromonema, kromomer , sentromer

28.  Individu dengan genotip AabbCCDd akan membentuk gamet…macam

  1. 1
  2. 2
  3. 4
  4. 8
  5. 16


29.  Seekor keledai jantan mempunyai 62 kromosom di dalam setiap sel somatisnya. Artinya pada setiap sperma terkandung kromosom …


A. 30 autosom + 1 gonosom (X atau Y)
B. 60 autosom + 1 gonosom X + 1 gonosom Y
C. 31 pasang autosom + 1 gonosom X
D. 31 autosom + 1 gonosom X
E. 60 autosom + 2 gonosom X



30.  Perhatikan skema molekul AND dibawah ini !
                     3                  2
         P                                                           P
                  G         A                T      G  
         P                                                           P
                  G            G            S      G    
         P                                                          P                        
                  G           S              G      G                            1

Bagian yang berlabel 3, bila mengalami ….

A.      rangkaian dengan fosfat membentuk nukleosida
B.      rangkaian dengan deoksiribosa membentuk nukleotida
C.      rangkaian dengan fosfat membentuk nukleotida
D.     rangkaian dengan deoksiribosa membentuk nukleosida
E.     rangkaian pita ganda tanpa harus dengan fosfat nukleosida


31.        Perhatikan tabel dibawah ini !
        Perbedaan antara DNA dan RNA yang benar adalah ….

No
Ribosa
Purin
Pirimidin
Susunan rantai
Fungsi
1
-
-
x
-
x
2
x
x
-
X
-
3
x
-
x
-
-
4
-
x
-
X
x
5
x
-
x
X
x
Simbol x = berbeda,   - = sama
Yang menunjukkan perbedaan DNA dengan RNA yaitu nomor ….

A.        1                               
B.         2                              
C.         3
D.        4
E.         5


32.  Berikut daftar kodon dan nama asam amino sbb:
Kodon     Asam amino
SAU          S erin
SSA          Prolin
GGA        Glutamin
GUG        Valin
GSS         Alanin
Apabila urutan basa nitrogen DNA yang akan melakukan
transkripsi adalah SAS SST SGG GGT GTA,
urutan asam amino yang akan dibentuk adalah …

A. serin – valin – glutamin – alanin – prolin
B. valin – alanin – valin – serin – prolin
C. valin – glutamin – alanin – serin – prolin
D valin – glutamin – alanin – prolin – serin
E. glutamin – alanin – valin – serin – prolin


33.        Di bawah ini tahapan-tahapan sintesis protein
1. ARNd meninggalkan DNA menuju ke ribosom
2. DNA melakukan transkipsi sehingga terbentuk  ARNd
3. Asam amino berderet sesuai dengan kode  pembentukkan protein
4. ARNt menterjemahkan kodon yang dibawa ARNd
5. Protein yang terbentuk merupakan enzim yang mengatur metabolisme sel
6. ARNt mencari dan membawa asam amino yang sesuai dengan kodon yang dibawa ARNt 
Uraian tahapan sintesis protein adalah …

A. 1 – 2 – 4 – 5 – 6 – 3
B. 1 – 2 – 5 – 4 – 6 – 1
C. 2 – 1 – 3 – 4 – 5 – 6
D. 2 – 1 – 4 – 6 – 3 – 5
E. 2 – 1 – 4 – 6 – 5 – 3



34.  Perhatikan hal-hal berikut;
1) mitotik
2) G2
3) G1
4) S
      Dalam siklus sel yang termasuk interfase adalah ... .


A. 1, 2 dan 3
B. 2 dan 4
C.1 dan
4
D
. hanya 2 dan 3
E. 2, 3 dan 4



35.        Perhatikan gambar berikut;
Metafase dan anafase ditunjukkan oleh nomor ... .
A. 1 dan 2

          B. 2 dan 3

          C. 3 dan 2

         D. 4 dan 3

         E . 4 dan 2

36.        Jika jumlah kromosom sel spermatogonium ada 20, maka jumlah kromosom sel spermatosit primer ada….

  1. 5
  2. 10
  3. 20
  4. 40
  5. 60


37.  Pada sapi gen D dalam keadaan homozigot menghasilkan kaki panjang (normal), dalam keadaan heterozigot menyebabkan kaki pendek (dexter), alelnya (d) dalam keadaan homozigot menyebabkan letal. Sifat bertanduk dikendalikan gen P  sedangkan gen p tidak bertanduk. Jika 2 ekor sapi dexter bertanduk heterozigot disilangkan sesamanya, maka keturunannya yaitu sapi normal tak bertanduk : sapi normal bertanduk : sapi dexter tak bertanduk : sapi dexter bertanduk adalah …

A. 1 : 3 : 2 : 6
B.  1 : 2 : 3 : 6
C. 1 : 3 : 4 : 4
D. 2 : 2 : 4 : 4
E. 3 : 3 : 3 : 3


38.  Dua ekor ayam disilangkan dan diperoleh keturunan sebagai berikut:
10 walnut dan 3 rose.
Berdasarkan keterangan diatas, maka genotip dari kedua induk adalah.....

A. RrPp dan rrPP
B. RrPP dan RRPp
C. rrPP dan rrPp
D. RrPP dan rrpp
E. rrPp dan RRPp


39.  Persilangan Linaria maroccana berbunga ungu ( AABb ) dengan putih (aaBb ), maka keturunan dari persilangan tersebut adalah…

  1. ungu : merah = 3 : 1
B.      ungu : merah = 2 : 1
C.      ungu : merah = 1 : 1
D.     ungu : putih = 1 : 1
E.      ungu : putih = 3 : 1


40.  Warna biji gandum merah ditentukan oleh M1 dan M2. Dar persilangan gandum merah sesamanya didapat hasil perkawinan dengan rasio 15 gandum biji merah : 1 handum biji putih.Genotip Parentalnya adalah…

  1. M1m1 >< M2m2
  2. M1m1 M2m2 >< M1m1 M2m2
  3. M1m1 M1m2 >< M1m1 M2m2
  4. M1m2 m1M2 >< M1m1 M2m2
  5. M1M1 m2m2 >< M1M1 m2m2


41.        Bulu pada populasi marmut dipengaruhi oleh gen alela  ganda dengan urutan dominasi sebagai berikut :
W > wch>wh > w
W = normal          wh = himalaya
wch  = abu-abu    w = albino
Perkawinan kelinci normal heterozigot (Ww) dengan  bulu abu-abu (wch w) heterozigot akan menghasilkan keturunan …

A. normal : abu-abu : himalaya : albino = 1   : 1 : 1 : 1
B. normal : abu-abu : albino = 2 : 1 : 1
C. normal : abu-abu : himalaya = 2 : 1 : 1
D. normal : abu-abu : albino = 1 : 2 : 1
E. normal : abu-abu : albino = 1 : 1 : 2


42.        Perkawinan antara orang A heterosigotik dengan orang bergolongan darah B heterosigotik akan berpeluang melahirkan anak laki-laki bergolongan darah A sebesar... .

A.      0%
B.      12,5%
C.      25%
  1. 50%
  2. 100%



43.        Kromosom ini mengalami peristiwa …
A. pindah silang
B. pindah silang dan pautan
C. gagal berpisah
D. pautan
E. gen letal

44.  Pada lalat Drosophila warna mata merah dominan terhadap putih dan terpaut seks. Dari persilangan lalat jantan mata putih dengan betina mata merah F1-nya 50 % jantan mata merah dan 50 % betina mata merah.Bila F1 dikawinkan sesamanya, maka F2 akan menghasilkan…
  1. Jantan mata merah : betina mata merah = 1:1
  2. Jantan mata merah : betina mata putih = 1: 2
  3. Jantan mata putih : betina mata merah = 1:1
  4. Jantan mata putih : jantan mata merah = 1:1
  5. Yang bermata merah : yng bermata putih = 1:1

45.  Bila  Seorang anak laki-laki hemofili dari suami istri yang  normal. Dari seluruh anaknya, berapa % suami istri ini mempunyai anak laki-laki yang normal ?

A. 12,50 %
B. 25,00 %
C. 37,50 %
D. 50,00 %
E. 75,00 %


46.  Lalat buah jantan berbadan abu-abu sayap panjang ( GgLl ) disilangkan dengan yang betinaberbadan hitam sayap pendek ( ggll ). Pada gen G dan L maupum g dan l terjadi pautan. Dari hasil persilangan tersebut diperoleh fenotip keturunan sebagai berikut :abu-abu sayap panjang : abu-abu sayap pendek : hitam sayap panjang  : hitam sayap pendek  = 820 : 185 : 195 : 800. Berdasarkan kasus tersebut dapat disimpulkan, bahwa selama pembentukan gamet terjadi pindah silang dengan nilai pindah silang sebesar…
  1. 0,19 %                                                 D. 23 %
  2. 1,90 %                                                 E.  24 %
  3. 19,00 %

47.  Di bawah ini adalah kelainan/penyakit menurun pada
manusia :
1. Imbisil
2. Buta warna
3. Albino
4. Haemofili
5. Thallasemia
Penyakit menurun yang terpaut pada autosom adalah …
A. 1 – 2 – 3                                    D. 2 – 4 – 5
B. 1 – 3 – 5                                    E. 2 – 3 – 5
C. 2 – 3 – 4


48.  Perhatikan susunan kromosom Drosophila melanogaster berikut ini:
1) AAXY
2) AAXX
3) AAXXY
4) AAXO
5) AAAXX
Yang berkelamin jantan adalah ... .


      A. 1, 3
      B. 1, 3, 5
       C. 2, 3
D. 5
E. 1 ,4



49.        Berdasarkan gambar di atas, jenis kerusakan
kromosom yang terjadi adalah …
A. translokasi
      B. delesi
      C. duplikasi
      D. inversi perisentrik
     E. inversi parasentrik

50.        Semangka tanpa biji mempunyai susunan kromosom ... .


A. N
B. 2N
C. 3N
D. 4 N
E.  POLIPLOID


SOAL UTS XII GASAL


NASKAH SOAL ULANGAN TENGAH SEMESTER GASAL 2011/2012

MAPEL :  BIOLOGI                              KELAS : XII  IPA                                  WAKTU: 90 MENIT

JAWABLAH DENGAN TEPAT   !
1.       Sekelompok siswa SMA Negeri 1 Klaten melakukan  percobaan sebagai berikut : 
Menanam 15 biji kacang hijau pada 4  pot   yang ukurannya sama dan  menggunakan  media tanam berupa pasir dengan jumlah pupuk urea sebanyak  0 gram, 5 gram, 10 gram dan 15 gram.  Tiap hari tanaman pada masing-masing pot disiram dengan  50 ml air dan mulai hari ke-10 ditambah disiram dengan   50 ml hasil fermentasi urin sapi dengan penyiraman dilakukan tiap pagi hari, pukul 08.00-09.00 WIB. Tiap  10 ml urin hasil fermentasi setara dengan  0, 01 gram urea. Penambahan penyiraman   dengan urin sapi dilaksanakan sampai tanaman  berumur 20 hari. Setelah  5 minggu sekelompok siswa tersebut mengukur tinggi tanaman, berat basah tanaman dan kandungan klorofilnya.
Berdasarkan percobaan ini, dengan asumsi  seluruh tanaman kacang hijau yang ditanam itu hidup, tentukan
a.       Judul eksperimen ini (nilai 2)
b.       Rumusan masalah eksperimen ini (nilai 2)
c.        Variabel bebas, dan variabel  kontrolnya (nilai 2)
d.       Hipotesis (nilai 2)
e.       Jika kebutuhan tiap tanaman adalah  0,1 gram urea    20 hari,  jelaskan tanaman mana yang akan memiliki kadar klorofil yang terbanyak ? Jelaskan !  (nilai 4)
f.         Apa yang akan terjadi jika tanaman-tanaman itu diberikan kondisi pencahayaan yang berbeda-beda ? Manakah yang  memiliki tinggi tanaman yang paling tinggi ? Mengapa demikian ? (nilai 4)
g.       Gambarkan struktur penampang melintang  batang kacang hijau yang masih muda hasil eksperimen percobaan ini ! (nilai 4)
 2.   Hormone is important  to make plant growth faster. What is the  name of hormone which  influences  physiological condition  of  the plant below ?
a.   Length growth ( value 1)
b.   Giant growth ( value 1)
c.   Cell division ( value 1)
d.   maturation of Fruit ( value 1)
e.   Hurt closing ( value 1)
3.    Buatlah tabel untuk mendeskripsikan 4 tahap respirasi aerob, menyangkut perubahan zat antara yang terjadi,  Jumlah NADH2, FADH2, dan ATP, serta tempat terjadinya masing-masing proses tersebut !   (nilai 20)
4.   Explain the  difference of dark reaction and light reaction photosynthesis  based on...
a.  place of the happening ( value 4)
b.  process the happening ( value 4)
c.  yield ( value 4)
5.       Mention at least 3 characteristics  of Catalaze  enzym’s  activities !  (value 6)
6. Jika  pasangan suami istri  bisu tuli  dengan genotif Ddee dan ddEE  menginginkan memiliki tiga orang  anak,  Tentukan
      a. kemungkinan tiga anaknya normal   (nilai 3)
      b.  2 anaknya  normal dan  1 anak bisu tuli  (nilai 3)
     c.  1 anak normal,  2 anak bisu tuli  dua-duanya laki-laki.  (3)
7. Dalam suatu experimen  test cross antara [BL/bl] lalat buah berdada warna hitam dengan sayap   panjang dengan lalat buah berdada kelabu sayapnya pendek [bl / bl] diperoleh keturunan sebagai berikut :
  - dada hitam sayap panjang = 1752
  - dada kelabu sayap pendek = 1405
  - dada hitam sayap pendek = 216
  - dada kelabu sayap panjang = 188
 a) Tulislah diagram persilangannya.  (nilai 3)
 b) Hitung persentase kombinasi  parentalnya  (nilai 3)
  c) Hitunglah Nilai pindah silangnya  (nilai 3)
  d) Buatkan  Peta Kromosomnya   (nilai 2)
8.  Buatlah diagram perkawinan  dan tentukan  genotif dan fenotif  keturunan dari  perkawinan  dibawah ini  (diketahui ada  interaksi gen pada perkawinan ini) !
a.  Salah satu orang  mullato terang (aaBb)   dengan  orang negro   (nilai 3)
b.  Ayam berpial biji (rrPp)  dengan dengan  ayam berpial   bilah  (nilai 3)
c. Perkawinan tikus yang bergenotif Hhkk dengan dengan HhKk. Jika  seluruh anak tikus yang dihasilkan 12, maka berapakah tikus hitamnya ? (Sifat hitam (H) epistasis terhadap kuning (K)  (nilai 3)
9. Perkawinan dua tanaman dihibrid menghasilkan keturunan  dengan perbandingan fenotip 12 : 3 : 1. Akan tetapi pada waktu tanaman dihibrid  itu di test cross, dihasilkan keturunan yang memisah   menjadi 164  tanaman berbunga putih, 88 berbunga merah jambu, 68 kuning.  Lakukan  Uji X2 dan tetapkanlah apakah hasil test cross itu sesuai  dengan perbandingan yang sebenarnya yang  diharapkan !  Nilai X2 tabel ( 0,05, 1) = 3,84; (0,05,2) = 5,99; (0,05,3) = 7,82; (0,05,4) = 9,49   (nilai 8)


~Good Luck~

Senin, 26 September 2011

MATERI ULANGAN TENGAH SEMESTER GASAL KELAS XII 2011/2012

1. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
2. POLA-POLA HEREDITAS
    HUKUM MENDEL  I, HUKUM MENDEL II,  UJI X2,  POLIMERI, KRIPTOMERI,  
    ATAVISME,  EPISTASIS, HIPOSTASIS, KOMPLEMENTER, TAUTAN, PINDAH SILANG,    
    DETERMINASI SEKS, TAUTAN SEX,  GEN LETAL, GAGAL BERPISAH 
3. METABOLISME
    ENZIM,  RESPIRASI AEROB, RESPIRASI AN AEROB,  FOTOSINTESIS.

Senin, 01 Agustus 2011

TUGAS MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR

TUGAS MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR

Mapel : Biologi
Kelas : XI IPA 8
Standar Kompetensi: : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas.
Kompetensi Dasar :
3.7 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses yang meliputi pem-bentukan sel kelamin, ovulasi, menstruasi, fertilisasi, dan pemberian ASI, serta kelainan penyakit yang dapat terjadi pada sistem reproduksi manusia.
Indikator :
Setelah membuat desain presentasi diharapkan siswa dapat
1. Mengidentifikasi struktur dan fungsi sistem reproduksi laki-laki dan wanita.
2. Menjelaskan proses pembentukan sperma dan sel telur.
3. Mengurutkan tahapan spermatogenesis dan oogenesis.
4. Membuat charta/model spermatogenesisi dan oogenesis

Ketentuan Tugas :
1. Buatlah desain presentasi dalam bentuk Ms. Power Point
2. Tugas dikerjakan secara mandiri dan kirimkan tugas anda melalui email : pakjo_biologi@yahoo.com
3. Aspek yang dinilai
a. Originalitas
b. Kecepatan waktu penyelesaian tugas
c. Isi Pesan
d. Variasi animasi
e. Kemutakhiran pustaka


SELAMAT BEKERJA !


Guru Mapel Biologi

Suharja, S.Pd, M.Si.

Minggu, 20 Maret 2011

organ tumbuhan

ORGAN TUMBUHAN
Seperti manusia dan hewan, tubuh tumbuhan pun tersusun atas organorgan. Tumbuhan terdiri atas organ-organ berikut.
1. Akar
Coba Anda lihat kembali gambar pohon yang ada pada awal bab! Pohon itu berdiri tegak di atas tanah dengan menggunakan organ yang paling bawah, yaitu akar. Akar merupakan organ tumbuhan yang umumnya berada di dalam tanah, walaupun pada beberapa tumbuhan tertentu, ada akar yang menjulang di atas tanah, misalnya pada tumbuhan anggrek epifit.
Pada dasarnya fungsi akar adalah sebagai berikut.
a. Tempat menambatkan tubuh tumbuhan pada posisi tertentu.
b. Menyerap air dan garam-garam anorganik dari dalam tanah.
Apabila akar primer dipotong membujur (memanjang), maka dari potongan ini akan dijumpai adanya bagian-bagian, antara lain seperti berikut.
a. Tudung Akar, karakteristik akar yang khusus adalah terdapat tudung akar pada bagian ujungnya yang disebut kaliptra. Kaliptra tersusun oleh sel-sel parenkim hidup yang kadang mengandung pati. Fungsi kaliptra yaitu untuk melindungi meristem dan melumasi akar sehingga mengurangi gesekan antara ujung akar dan butir-butir tanah pada saat akar menembus tanah. Selain itu, zat-zat yang dihasilkan dapat mengatur pola pertumbuhan bagian-bagian akar yang lain. Pada kebanyakan tumbuhan kaliptra membentuk struktur khusus dan tetap yang disebut kolumela.
b. Daerah pembelahan sel,
c. Daerah pemanjangan sel.
Jenis akar tumbuhan ada dua, yaitu akar dikotil dan monokotil. Coba ingat-ingat kembali perbedaannya, kemudian buatlah bagan perbedaannya!
d. Daerah diferensiasi sel (daerah rambut akar)
Agar lebih jelas, perhatikan Gambar 2.19!

Apabila akar primer dipotong melintang akan didapatkan struktur jaringan primer akar tumbuhan pada irisan melintang, antara lain seperti berikut.
a. Epidermis
Epidermis merupakan lapisan penutup luar yang terdiri atas selapis sel berdinding tipis yang berlapis kutikula dengan susunan yang rapat. Pada lapisan ini, sel-sel berdiferensiasi membentuk rambut-rambut akar yang tersusun dari satu sel yang memanjang yang berfungsi untuk memperluas permukaan bagian penyerapan akar dan untuk pegangan akar pada tanah.
Pada spesies tertentu, rambut akar berkembang dari sel khusus di daerah epidermis. Sel ini disebut trikoblast. Epidermis akar biasanya dijumpai saat akar masih muda. Apabila akar sudah dewasa, epidermisnya telah mengalami kerusakan dan fungsinya digantikan oleh lapisan terluar dari korteks yang disebut eksodermis.
b. Korteks
Lapisan korteks tersusun atas sel-sel parenkim yang berdinding tipis dan tersusun longgar sehingga banyak terdapat ruang antarsel. Sel-sel parenkim tersusun dalam bentuk silinder. Lapisan sklerenkim biasanya dijumpai pada akar tumbuhan monokotil. Kolenkim sangat jarang dijumpai pada akar. Lapisan terluar dari korteks kadang-kadang berdeferensiasi menjadi lapisan eksodermis yang dinding sel-selnya mengalami penebalan dengan zat suberin. Lapisan terdalam dari korteks biasanya berdeferensiasi menjadi endodermis.
c. Endodermis
Lapisan ini sebenarnya merupakan sel korteks terdalam yang terdiri atas sel-sel berbentuk kotak dan tersusun rapat tanpa rongga antarsel. Lapisan endodermis disebut juga lapisan floeterma atau sarung amilum karena mengandung butiran-butiran amilum. Sel-sel ini membentuk silinder yang membungkus jaringan pembuluh. Sel-sel endodermis mempunyai ciri khusus, yaitu adanya pita caspary. Apakah yang Anda ketahui tentang pita caspary? Dinamakan pita caspary karena sesuai nama penemunya, yaitu Caspary. Pita caspary merupakan penebalan dinding sel setempat dan pengendapan suberin dan lignin.
Agar lebih jelas perhatikan Gambar 2.20!

Pita caspary ini tidak tembus air dan zat-zat terlarut lainnya. Air dan zat-zat terlarut yang melewati endodermis harus melalui protoplasma yang melekat pada pita caspary dan melalui dinding sel yang letaknya sejajar dengan silinder pusat. Pada lapisan endodermis juga ditemui lapisan yang mengalami penebalan zat gabus. Penebalan tersebut membentuk huruf U, sehingga disebut sel U. Sel ini bersifat impermiabel sehingga tidak dapat dilalui air. Sel-sel endodermis yang terletak segaris dengan xilem tidak mengalami penebalan sehingga dapat dilalui air dan zat yang terlarut. Selsel ini disebut sel penerus atau peresap.
d. Silinder Pusat atau Stele
Lapisan silinder pusat merupakan lapisan terdalam yang terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut.
1) Perisikel atau Perikambium
Perisikel merupakan lapisan terluar dari stele, sehingga letaknya langsung berada di sebelah dalam dari lapisan endodermis dan di sebelah luar dari berkas pengangkut. Lapisan ini masih bersifat meristematis sebagai titik awal tumbuhnya primordia akar ke arah samping (cabang akar/akar lateral). Pertumbuhan cabang akar ini bersifat endogen.
2) Berkas Pengangkut (Xilem dan Floem)
Pada akar dikotil, antara xilem dan floem menyebabkan terjadinya pertumbuhan sekunder. Jaringan sekunder yang terbentuk oleh kambium adalah xilem sekunder yang terletak di sebelah luar xilem primer dan floem sekunder yang terletak di sebelah dalam floem primer. Xilem sekunder dan floem sekunder ini banyak mengandung serabut.
3) Jari-Jari Empulur
Lapisan jari-jari empulur tersusun atas jaringan parenkim. Pada struktur akar tumbuhan dikotil dan monokotil terdapat beberapa perbedaan. Cobalah cari perbedaan tersebut! Untuk menemukannya, lakukan kegiatan mengamati sayatan melintang akar tumbuhan jagung (monokotil) dan akar tumbuhan kacang tanah (dikotil) dengan cara kerja seperti pada Kegiatan
Kelompok 3. Lakukanlah penga matan dan gambarlah hasilnya! Bagaimana struktur akar tumbuhan dikotil dan menokotil? Jelaskan perbedaannya dalam sebuah tabel!
Selanjutnya, coba bandingkan hasil gambar yang Anda peroleh dari pengamatan dengan gambar struktur akar pada Gambar 2.21 berikut!

2. Batang
Batang merupakan organ tumbuhan yang umumnya terletak di atas tanah, walaupun ada beberapa tumbuhan yang batangnya berada di dalam tanah, misalnya Canna sp. Namun, di sini batang mempunyai ciri-ciri khusus yaitu bagian yang berdaun dan mempunyai buku dan ruas. Pada tumbuhan dikotil dan monokotil, jaringan primer batang memiliki beberapa perbedaan.
Perbedaan tersebut akan kita bahas pada uraian berikut ini. Untuk memahami struktur batang monokotil dan dikotil, terlebih dahulu lakukanlah pengamatan sayatan melintang batang jagung dan kacang tanah. Ikutilah langkah kerja pada Kegiatan Kelompok 3. Dengan mengamati preparat melintang batang jagung dan kacang tanah, Anda akan mendapatkan struktur batang monokotil dan dikotil. Gambarlah hasil pengamatan Anda dan tulislah jaringan-jaringan yang menyusunnya! Sebutkan pula ciri-ciri jaringan yang menyusun batang monokotil dan dikotil tersebut! Kerjakan pada buku tugas Anda! Sayatan melintang batang akan menunjukkan daerah seperti pada Gambar 2.22!

Dari kegiatan yang Anda lakukan di atas dapat dijumpai beberapa jaringan yang menyusun batang kacang tanah (dikotil) dan batang tumbuhan jagung (monokotil). Jaringan-jaringan yang menyusun batang tumbuhan tersebut antara lain seperti berikut.
a. Batang Dikotil
Pada jaringan primer batang dikotil terdapat bagian-bagian berikut.
1) Epidermis
Lapisan ini terletak paling luar dari organ batang. Epidermis terdiri atas lapis sel yang dinding selnya sudah mengalami penebalan yang disebut kutikula. Lapisan kutikula ini berfungsi untuk melindungi batang terhadap kekeringan. Sel-sel epidermis biasanya berbentuk rektanguler dan tersusun rapat tanpa adanya ruang antarsel. Susunan ini menyebabkan terjadinya pengurangan transpirasi dan dapat melindungi jaringan di sebelah dalamnya dari kerusakan dan serangan hama. Pada beberapa jenis tumbuhan, di sebelah dalam dari epidermis batang dijumpai satu atau beberapa lapis sel yang berasal dari initial yang tidak sama dengan epidermis yang disebut hipodermis. Struktur hipodermis ini berbeda dengan sel-sel penyusun korteks.
Epidermis dapat megalami deferensiasi membentuk derivat epidermis, antara lain stomata, trikoma, dan lain-lain. Coba Anda ingat kembali materi di depan!
2) Korteks
Korteks terdiri atas kolenkim yang susunannya berdesakan rapat dan parenkim yang longgar dengan banyak ruang antarsel. Pada beberapa tumbuhan, parenkim korteks bagian tepi mengandung kloroplas, sehingga mampu mengadakan proses fotosintesis. Parenkim ini disebut klorenkim.
3) Endodermis
Endodermis sering disebut juga floeterma atau sarung amilum karena banyak berisi butir-butir amilum. Pada beberapa tumbuhan, floeterma mengalami penebalan membentuk pita caspary. Coba Anda ingat kembali tentang pita caspary pada uraian di depan! Endodermis terdiri atas satu lapisan sel saja dan berfungsi sebagai pemisah antara korteks dan silinder pusat.
4) Silinder Pusat atau Stele
Lapisan silinder pusat ini terdiri atas dua bagian.
a) Perisikel atau perikambium
Lapisan silinder pusat ini bersifat meristematis. Sel-sel pada lapisan perikambium aktif membelah dan menghasilkan sel-sel yang baru. Kemampuan meristematis inilah yang mengakibatkan batang tumbuhan dikotil dapat tumbuh besar. Sifat meristematis ini juga dapat diambil manfaatnya untuk memperbanyak tumbuhan, yaitu dengan cara mencangkok. Coba Anda ingat kembali pelajaran di SMP tentang mencangkok! Pada kegiatan mencangkok, kulit tumbuhan dan kambium harus dibersihkan agar akar dapat tumbuh pada tempat yang dicangkok. Budidaya tanaman dengan cara mencangkok dapat dimanfaatkan untuk diambil nilai ekonomisnya.
b) Berkas pengangkut, terdiri atas xilem dan floem.
Di antara xilem dan floem terdapat kambium intravaskuler. Kambium ini menyebabkan pertumbuhan sekunder berlangsung terus-menerus, tetapi pertumbuhan sangat ditentukan oleh keadaan lingkungan. Pada saat air dan zat hara tersedia cukup, yaitu pada musim penghujan, maka pertumbuhan sekunder terhenti. Jika keadaan lingkungan tidak mendukung, maka pertumbuhan sekunder berlangsung lagi. Demikian silih berganti sehingga menyebabkan pertumbuhan sekunder batang tampak berlapis-lapis. Setiap lapis terbentuk selama satu tahun dengan bentuk melingkar konsentris mengelilingi pusat. Lingkaran konsentris tersebut dinamakan lingkaran tahun. Perhatikan Gambar 2.23 dan Gambar 2.24!

b. Batang Monokotil
Pada batang monokotil, ukuran meristem apikalnya kecil. Jika dilihat, struktur penampang melintang batang tanaman monokotil, dapat dijumpai struktur jaringan sebagai berikut.
1) Epidermis
Epidermis merupakan struktur terluar yang disusun oleh satu lapis sel. Epidermis dilengkapi dengan stomata dan bulu-bulu. Pada umumnya epidermis tumbuhan monokotil sama dengan tumbuhan dikotil. Coba Anda ingat lagi uraian di depan!
2) Korteks
Jaringan korteks terdiri atas beberapa lapis sel dengan rongga-rongga udara di antara sel-selnya. Fungsi jaringan ini yaitu sebagai tempat pertukaran gas. Pada tumbuhan monokotil, korteks kadang-kadang terdeferensiasi secara baik atau kadang sangat sempit, bahkan tidak dapat dibedakan dengan stele.
3) Stele
Pada tumbuhan monokotil, batas korteks dan stele biasanya tidak terlalu terlihat. Xilem dan floem terdapat pada lapisan stele ini dan susunan berkas pengangkut yaitu bertipe kolateral tertutup, sehingga batang pada tumbuhan monokotil tidak mengalami pertumbuhan membesar. Adakah tumbuhan monokotil yang batangnya dapat tumbuh membesar? Tumbuhan apakah itu? Mengapa terjadi pertumbuhan membesar, padahal tidak mempunyai kambium pada meristem samping? Konsultasikan jawabanmu dengan guru di sekolah!
4) Empulur
Empulur terletak di bagian paling dalam dan tersusun dari jaringan parenkim. Pada beberapa tumbuhan, empulur ada yang menghilang, misalnya pada tumbuhan padi.
3. Daun
Sebagian besar tanaman umumnya berdaun dan berwarna hijau. Akan tetapi, ada pula tanaman yang daunnya tidak berwarna hijau. Coba carilah daun tanaman yang tidak berwarna hijau! Daun merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi untuk memproses fotosintesis. Daun berasal dari suatu jaringan pada meristem ujung suatu kuncup pada batang. Daun memiliki struktur jaringan yang bermacam-macam. Untuk memahami struktur jaringan pada daun, lakukan kegiatan berikut!
KEGIATAN KELOMPOK
Tujuan : Mengetahui dan memahami struktur daun
Alat dan Bahan : 1. Daun berbagai macam tumbuhan dari
lingkungan sekitar
2. Objek glass
3. Kaca penutup
4. Pipet tetes
5. Mikroskop
6. Pisau silet
Cara Kerja :
1. Buatlah sayatan melintang daun dengan menggunakan pisau silet.
2. Tempatkan sayatan tersebut di atas objek glass yang sudah ditetesi dengan air, kemudian tutuplah dengan kaca penutup.
3. Amatilah bagian-bagian jaringan yang menyusun daun tersebut.
4. Gambarlah struktur jaringan tersebut dan jelaskan ciri-ciri dari masing-masing jaringan itu!
Dari Kegiatan Kelompok 4, Anda sudah mendapatkan gambaran struktur daun secara lengkap. Seperti terlihat pada Gambar 2.25, pada dasarnya daun tersusun atas beberapa lapisan berikut.

a. Epidermis
Epidermis merupakan lapisan terluar yang terdapat di permukaan atas maupun bawah daun yang berfungsi untuk melindungi lapisan di bawahnya. Dinding sel epidermis mengalami penebalan yang tidak merata. Dinding sel yang menghadap keluar biasanya berdinding tebal dan tertutup kutikula. Lapisan kutikula berfungsi untuk mengurangi penguapan. Pada permukaan lapisan epidermis ditemukan pula stomata, yang berfungsi untuk pertukaran udara dan mengatur transpirasi. Stomata dapat berada di kedua permukaan daun (amfistomatik) atau salah satu permukaan, antara lain di bagian bawah (hipostomatik). Pada daun terapung di air, stomata hanya terdapat di bagian atas (epistomatik). Letak stomata dapat sejajar dengan epidermis lainnya (stomata paneropor), tenggelam dibandingkan deretan epidermis (stomata kriptopor) atau kadang-kadang berada di atas permukaan sel-sel epidermis seperti pada daun terapung.
Bentuk modifikasi dari jaringan epidermis daun berupa trikoma, sel kipas, dan sel litokis. Trikoma berfungsi sebagai rambut pelindung maupun sebagai rambut kelenjar. Sel-sel kipas terdiri atas sederet sel yang lebih besar dari epidermis normal dengan dinding tipis dan vakuola besar. Sel-sel kipas berfungsi untuk mengurangi penguapan pada peristiwa menggulungnya daun, misalnya terdapat pada suku rumput-rumputan. Sel litokis merupakan modifikasi epidermis, mengandung sistolit yang terdiri atas kristal kalsium karbonat. Untuk memahami struktur epidermis Anda dapat melakukan kegiatan sebagai berikut.
KEGIATAN KELOMPOK
Tujuan : Menemukan lapisan epidermis dengan semua struktur selnya.
Alat dan Bahan :
1. Daun berbagai macam tumbuhan. 5. Mikroskop
2. Objek glass 6. Pisau silet
3. Kaca penutup 7. Air
4. Pipet tetes
Cara Kerja
1. Ambillah daun dari lingkungan sekitar Anda.
2. Sayatlah permukaan luar daun secara tipis sehingga terlihat tipis dan transparan.
3. Tempatkan sayatan tersebut di atas objek glass dan tetesilah dengan air menggunakan pipet tetes.
4. Amatilah menggunakan mikroskop.
5. Temukan lapisan epidermis dengan semua struktur selnya.
6. Gambarlah hasil pengamatan Anda.
b. Parenkim atau Mesofil
Jaringan ini terdapat di antara epidermis atas dan epidermis bawah. Pada tumbuhan dikotil, jaringan mesofil ini berdeferensiasi menjadi jaringanjaringan, antara lain seperti berikut.
1) Parenkim Spons (Bunga Karang)
Jaringan spons tersusun oleh sel-sel yang tak teratur, berdinding tipis, lepas, dan mengandung sedikit kloroplas. Ruang antarsel besar sehingga memudahkan terjadinya pertukaran gas.
2) Parenkim Palisade (Jaringan Tiang)
Jaringan palisade berbentuk silindris, tegak pada permukaan daun, selapis atau lebih, rapat satu sama lain dan mengandung banyak kloroplas sehingga lebih efisien untuk fotosintesis. Jaringan palisade berfungsi untuk menangkap cahaya. Kepadatan jaringan palisade ini tergantung pada intensitas cahaya yang diterima. Bagian yang banyak menerima cahaya langsung lebih padat daripada bagian yang berada di tempat teduh. Pada kedua jaringan ini terdapat klorofil, sehingga di sinilah tempat berlangsungnya proses fotosintesis.
Lakukanlah kegiatan di bawah ini!
Amatilah hasil kegiatan kelompok 5 dan carilah di mana letak jaringan epidermis dan parenkim! Gambarlah jaringan tersebut pada buku tugas. Bandingkanlah dengan hasil teman Anda!. Untuk lebih memahami uraian di atas, Anda dapat melihat gambar 2.26!

c. Berkas Pengangkut
Jaringan ini tersusun atas xilem dan floem. Berkas pengangkut banyak terdapat pada tulang daun dan urat daun. Fungsi jaringan pengangkut pada daun adalah untuk mengangkut air serta zat hara dari tanah dan menyebarkan hasil fotosintesis. Hasil fotosintesis dari sel mesofil masuk ke floem tulang daun yang kecil. Sel khusus yang berfungsi sebagai pengantar senyawa-senyawa organik dari sel mesofil ke floem disebut sel transfer. Di dalam berkas pengangkut, xilem selalu berada di sebelah atas floem karena tulang daun merupakan kelanjutan dari tangkai daun yang berasal dari batang. Dalam hal ini, xilem di sebelah dalam dan floem di luar. Susunan xilem, terutama pada ibu tulang daun seperti pada batang yang terdiri atas trakea, trakeid, serabut, dan parenkim.
Sumber :
Lestari, Endang Sri dan Kistinnah, Idun, 2009, Biologi 2 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas XI, Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, h. 56 – 66.

ORAGAN TUMBUHAN

ORGAN TUMBUHAN
Seperti manusia dan hewan, tubuh tumbuhan pun tersusun atas organorgan. Tumbuhan terdiri atas organ-organ berikut.
1. Akar
Coba Anda lihat kembali gambar pohon yang ada pada awal bab! Pohon itu berdiri tegak di atas tanah dengan menggunakan organ yang paling bawah, yaitu akar. Akar merupakan organ tumbuhan yang umumnya berada di dalam tanah, walaupun pada beberapa tumbuhan tertentu, ada akar yang menjulang di atas tanah, misalnya pada tumbuhan anggrek epifit.
Pada dasarnya fungsi akar adalah sebagai berikut.
a. Tempat menambatkan tubuh tumbuhan pada posisi tertentu.
b. Menyerap air dan garam-garam anorganik dari dalam tanah.
Apabila akar primer dipotong membujur (memanjang), maka dari potongan ini akan dijumpai adanya bagian-bagian, antara lain seperti berikut.
a. Tudung Akar, karakteristik akar yang khusus adalah terdapat tudung akar pada bagian ujungnya yang disebut kaliptra. Kaliptra tersusun oleh sel-sel parenkim hidup yang kadang mengandung pati. Fungsi kaliptra yaitu untuk melindungi meristem dan melumasi akar sehingga mengurangi gesekan antara ujung akar dan butir-butir tanah pada saat akar menembus tanah. Selain itu, zat-zat yang dihasilkan dapat mengatur pola pertumbuhan bagian-bagian akar yang lain. Pada kebanyakan tumbuhan kaliptra membentuk struktur khusus dan tetap yang disebut kolumela.
b. Daerah pembelahan sel,
c. Daerah pemanjangan sel.
Jenis akar tumbuhan ada dua, yaitu akar dikotil dan monokotil. Coba ingat-ingat kembali perbedaannya, kemudian buatlah bagan perbedaannya!
d. Daerah diferensiasi sel (daerah rambut akar)
Agar lebih jelas, perhatikan Gambar 2.19!

Apabila akar primer dipotong melintang akan didapatkan struktur jaringan primer akar tumbuhan pada irisan melintang, antara lain seperti berikut.
a. Epidermis
Epidermis merupakan lapisan penutup luar yang terdiri atas selapis sel berdinding tipis yang berlapis kutikula dengan susunan yang rapat. Pada lapisan ini, sel-sel berdiferensiasi membentuk rambut-rambut akar yang tersusun dari satu sel yang memanjang yang berfungsi untuk memperluas permukaan bagian penyerapan akar dan untuk pegangan akar pada tanah.
Pada spesies tertentu, rambut akar berkembang dari sel khusus di daerah epidermis. Sel ini disebut trikoblast. Epidermis akar biasanya dijumpai saat akar masih muda. Apabila akar sudah dewasa, epidermisnya telah mengalami kerusakan dan fungsinya digantikan oleh lapisan terluar dari korteks yang disebut eksodermis.
b. Korteks
Lapisan korteks tersusun atas sel-sel parenkim yang berdinding tipis dan tersusun longgar sehingga banyak terdapat ruang antarsel. Sel-sel parenkim tersusun dalam bentuk silinder. Lapisan sklerenkim biasanya dijumpai pada akar tumbuhan monokotil. Kolenkim sangat jarang dijumpai pada akar. Lapisan terluar dari korteks kadang-kadang berdeferensiasi menjadi lapisan eksodermis yang dinding sel-selnya mengalami penebalan dengan zat suberin. Lapisan terdalam dari korteks biasanya berdeferensiasi menjadi endodermis.
c. Endodermis
Lapisan ini sebenarnya merupakan sel korteks terdalam yang terdiri atas sel-sel berbentuk kotak dan tersusun rapat tanpa rongga antarsel. Lapisan endodermis disebut juga lapisan floeterma atau sarung amilum karena mengandung butiran-butiran amilum. Sel-sel ini membentuk silinder yang membungkus jaringan pembuluh. Sel-sel endodermis mempunyai ciri khusus, yaitu adanya pita caspary. Apakah yang Anda ketahui tentang pita caspary? Dinamakan pita caspary karena sesuai nama penemunya, yaitu Caspary. Pita caspary merupakan penebalan dinding sel setempat dan pengendapan suberin dan lignin.
Agar lebih jelas perhatikan Gambar 2.20!

Pita caspary ini tidak tembus air dan zat-zat terlarut lainnya. Air dan zat-zat terlarut yang melewati endodermis harus melalui protoplasma yang melekat pada pita caspary dan melalui dinding sel yang letaknya sejajar dengan silinder pusat. Pada lapisan endodermis juga ditemui lapisan yang mengalami penebalan zat gabus. Penebalan tersebut membentuk huruf U, sehingga disebut sel U. Sel ini bersifat impermiabel sehingga tidak dapat dilalui air. Sel-sel endodermis yang terletak segaris dengan xilem tidak mengalami penebalan sehingga dapat dilalui air dan zat yang terlarut. Selsel ini disebut sel penerus atau peresap.
d. Silinder Pusat atau Stele
Lapisan silinder pusat merupakan lapisan terdalam yang terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut.
1) Perisikel atau Perikambium
Perisikel merupakan lapisan terluar dari stele, sehingga letaknya langsung berada di sebelah dalam dari lapisan endodermis dan di sebelah luar dari berkas pengangkut. Lapisan ini masih bersifat meristematis sebagai titik awal tumbuhnya primordia akar ke arah samping (cabang akar/akar lateral). Pertumbuhan cabang akar ini bersifat endogen.
2) Berkas Pengangkut (Xilem dan Floem)
Pada akar dikotil, antara xilem dan floem menyebabkan terjadinya pertumbuhan sekunder. Jaringan sekunder yang terbentuk oleh kambium adalah xilem sekunder yang terletak di sebelah luar xilem primer dan floem sekunder yang terletak di sebelah dalam floem primer. Xilem sekunder dan floem sekunder ini banyak mengandung serabut.
3) Jari-Jari Empulur
Lapisan jari-jari empulur tersusun atas jaringan parenkim. Pada struktur akar tumbuhan dikotil dan monokotil terdapat beberapa perbedaan. Cobalah cari perbedaan tersebut! Untuk menemukannya, lakukan kegiatan mengamati sayatan melintang akar tumbuhan jagung (monokotil) dan akar tumbuhan kacang tanah (dikotil) dengan cara kerja seperti pada Kegiatan
Kelompok 3. Lakukanlah penga matan dan gambarlah hasilnya! Bagaimana struktur akar tumbuhan dikotil dan menokotil? Jelaskan perbedaannya dalam sebuah tabel!
Selanjutnya, coba bandingkan hasil gambar yang Anda peroleh dari pengamatan dengan gambar struktur akar pada Gambar 2.21 berikut!

2. Batang
Batang merupakan organ tumbuhan yang umumnya terletak di atas tanah, walaupun ada beberapa tumbuhan yang batangnya berada di dalam tanah, misalnya Canna sp. Namun, di sini batang mempunyai ciri-ciri khusus yaitu bagian yang berdaun dan mempunyai buku dan ruas. Pada tumbuhan dikotil dan monokotil, jaringan primer batang memiliki beberapa perbedaan.
Perbedaan tersebut akan kita bahas pada uraian berikut ini. Untuk memahami struktur batang monokotil dan dikotil, terlebih dahulu lakukanlah pengamatan sayatan melintang batang jagung dan kacang tanah. Ikutilah langkah kerja pada Kegiatan Kelompok 3. Dengan mengamati preparat melintang batang jagung dan kacang tanah, Anda akan mendapatkan struktur batang monokotil dan dikotil. Gambarlah hasil pengamatan Anda dan tulislah jaringan-jaringan yang menyusunnya! Sebutkan pula ciri-ciri jaringan yang menyusun batang monokotil dan dikotil tersebut! Kerjakan pada buku tugas Anda! Sayatan melintang batang akan menunjukkan daerah seperti pada Gambar 2.22!

Dari kegiatan yang Anda lakukan di atas dapat dijumpai beberapa jaringan yang menyusun batang kacang tanah (dikotil) dan batang tumbuhan jagung (monokotil). Jaringan-jaringan yang menyusun batang tumbuhan tersebut antara lain seperti berikut.
a. Batang Dikotil
Pada jaringan primer batang dikotil terdapat bagian-bagian berikut.
1) Epidermis
Lapisan ini terletak paling luar dari organ batang. Epidermis terdiri atas lapis sel yang dinding selnya sudah mengalami penebalan yang disebut kutikula. Lapisan kutikula ini berfungsi untuk melindungi batang terhadap kekeringan. Sel-sel epidermis biasanya berbentuk rektanguler dan tersusun rapat tanpa adanya ruang antarsel. Susunan ini menyebabkan terjadinya pengurangan transpirasi dan dapat melindungi jaringan di sebelah dalamnya dari kerusakan dan serangan hama. Pada beberapa jenis tumbuhan, di sebelah dalam dari epidermis batang dijumpai satu atau beberapa lapis sel yang berasal dari initial yang tidak sama dengan epidermis yang disebut hipodermis. Struktur hipodermis ini berbeda dengan sel-sel penyusun korteks.
Epidermis dapat megalami deferensiasi membentuk derivat epidermis, antara lain stomata, trikoma, dan lain-lain. Coba Anda ingat kembali materi di depan!
2) Korteks
Korteks terdiri atas kolenkim yang susunannya berdesakan rapat dan parenkim yang longgar dengan banyak ruang antarsel. Pada beberapa tumbuhan, parenkim korteks bagian tepi mengandung kloroplas, sehingga mampu mengadakan proses fotosintesis. Parenkim ini disebut klorenkim.
3) Endodermis
Endodermis sering disebut juga floeterma atau sarung amilum karena banyak berisi butir-butir amilum. Pada beberapa tumbuhan, floeterma mengalami penebalan membentuk pita caspary. Coba Anda ingat kembali tentang pita caspary pada uraian di depan! Endodermis terdiri atas satu lapisan sel saja dan berfungsi sebagai pemisah antara korteks dan silinder pusat.
4) Silinder Pusat atau Stele
Lapisan silinder pusat ini terdiri atas dua bagian.
a) Perisikel atau perikambium
Lapisan silinder pusat ini bersifat meristematis. Sel-sel pada lapisan perikambium aktif membelah dan menghasilkan sel-sel yang baru. Kemampuan meristematis inilah yang mengakibatkan batang tumbuhan dikotil dapat tumbuh besar. Sifat meristematis ini juga dapat diambil manfaatnya untuk memperbanyak tumbuhan, yaitu dengan cara mencangkok. Coba Anda ingat kembali pelajaran di SMP tentang mencangkok! Pada kegiatan mencangkok, kulit tumbuhan dan kambium harus dibersihkan agar akar dapat tumbuh pada tempat yang dicangkok. Budidaya tanaman dengan cara mencangkok dapat dimanfaatkan untuk diambil nilai ekonomisnya.
b) Berkas pengangkut, terdiri atas xilem dan floem.
Di antara xilem dan floem terdapat kambium intravaskuler. Kambium ini menyebabkan pertumbuhan sekunder berlangsung terus-menerus, tetapi pertumbuhan sangat ditentukan oleh keadaan lingkungan. Pada saat air dan zat hara tersedia cukup, yaitu pada musim penghujan, maka pertumbuhan sekunder terhenti. Jika keadaan lingkungan tidak mendukung, maka pertumbuhan sekunder berlangsung lagi. Demikian silih berganti sehingga menyebabkan pertumbuhan sekunder batang tampak berlapis-lapis. Setiap lapis terbentuk selama satu tahun dengan bentuk melingkar konsentris mengelilingi pusat. Lingkaran konsentris tersebut dinamakan lingkaran tahun. Perhatikan Gambar 2.23 dan Gambar 2.24!

b. Batang Monokotil
Pada batang monokotil, ukuran meristem apikalnya kecil. Jika dilihat, struktur penampang melintang batang tanaman monokotil, dapat dijumpai struktur jaringan sebagai berikut.
1) Epidermis
Epidermis merupakan struktur terluar yang disusun oleh satu lapis sel. Epidermis dilengkapi dengan stomata dan bulu-bulu. Pada umumnya epidermis tumbuhan monokotil sama dengan tumbuhan dikotil. Coba Anda ingat lagi uraian di depan!
2) Korteks
Jaringan korteks terdiri atas beberapa lapis sel dengan rongga-rongga udara di antara sel-selnya. Fungsi jaringan ini yaitu sebagai tempat pertukaran gas. Pada tumbuhan monokotil, korteks kadang-kadang terdeferensiasi secara baik atau kadang sangat sempit, bahkan tidak dapat dibedakan dengan stele.
3) Stele
Pada tumbuhan monokotil, batas korteks dan stele biasanya tidak terlalu terlihat. Xilem dan floem terdapat pada lapisan stele ini dan susunan berkas pengangkut yaitu bertipe kolateral tertutup, sehingga batang pada tumbuhan monokotil tidak mengalami pertumbuhan membesar. Adakah tumbuhan monokotil yang batangnya dapat tumbuh membesar? Tumbuhan apakah itu? Mengapa terjadi pertumbuhan membesar, padahal tidak mempunyai kambium pada meristem samping? Konsultasikan jawabanmu dengan guru di sekolah!
4) Empulur
Empulur terletak di bagian paling dalam dan tersusun dari jaringan parenkim. Pada beberapa tumbuhan, empulur ada yang menghilang, misalnya pada tumbuhan padi.
3. Daun
Sebagian besar tanaman umumnya berdaun dan berwarna hijau. Akan tetapi, ada pula tanaman yang daunnya tidak berwarna hijau. Coba carilah daun tanaman yang tidak berwarna hijau! Daun merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi untuk memproses fotosintesis. Daun berasal dari suatu jaringan pada meristem ujung suatu kuncup pada batang. Daun memiliki struktur jaringan yang bermacam-macam. Untuk memahami struktur jaringan pada daun, lakukan kegiatan berikut!
KEGIATAN KELOMPOK
Tujuan : Mengetahui dan memahami struktur daun
Alat dan Bahan : 1. Daun berbagai macam tumbuhan dari
lingkungan sekitar
2. Objek glass
3. Kaca penutup
4. Pipet tetes
5. Mikroskop
6. Pisau silet
Cara Kerja :
1. Buatlah sayatan melintang daun dengan menggunakan pisau silet.
2. Tempatkan sayatan tersebut di atas objek glass yang sudah ditetesi dengan air, kemudian tutuplah dengan kaca penutup.
3. Amatilah bagian-bagian jaringan yang menyusun daun tersebut.
4. Gambarlah struktur jaringan tersebut dan jelaskan ciri-ciri dari masing-masing jaringan itu!
Dari Kegiatan Kelompok 4, Anda sudah mendapatkan gambaran struktur daun secara lengkap. Seperti terlihat pada Gambar 2.25, pada dasarnya daun tersusun atas beberapa lapisan berikut.

a. Epidermis
Epidermis merupakan lapisan terluar yang terdapat di permukaan atas maupun bawah daun yang berfungsi untuk melindungi lapisan di bawahnya. Dinding sel epidermis mengalami penebalan yang tidak merata. Dinding sel yang menghadap keluar biasanya berdinding tebal dan tertutup kutikula. Lapisan kutikula berfungsi untuk mengurangi penguapan. Pada permukaan lapisan epidermis ditemukan pula stomata, yang berfungsi untuk pertukaran udara dan mengatur transpirasi. Stomata dapat berada di kedua permukaan daun (amfistomatik) atau salah satu permukaan, antara lain di bagian bawah (hipostomatik). Pada daun terapung di air, stomata hanya terdapat di bagian atas (epistomatik). Letak stomata dapat sejajar dengan epidermis lainnya (stomata paneropor), tenggelam dibandingkan deretan epidermis (stomata kriptopor) atau kadang-kadang berada di atas permukaan sel-sel epidermis seperti pada daun terapung.
Bentuk modifikasi dari jaringan epidermis daun berupa trikoma, sel kipas, dan sel litokis. Trikoma berfungsi sebagai rambut pelindung maupun sebagai rambut kelenjar. Sel-sel kipas terdiri atas sederet sel yang lebih besar dari epidermis normal dengan dinding tipis dan vakuola besar. Sel-sel kipas berfungsi untuk mengurangi penguapan pada peristiwa menggulungnya daun, misalnya terdapat pada suku rumput-rumputan. Sel litokis merupakan modifikasi epidermis, mengandung sistolit yang terdiri atas kristal kalsium karbonat. Untuk memahami struktur epidermis Anda dapat melakukan kegiatan sebagai berikut.
KEGIATAN KELOMPOK
Tujuan : Menemukan lapisan epidermis dengan semua struktur selnya.
Alat dan Bahan :
1. Daun berbagai macam tumbuhan. 5. Mikroskop
2. Objek glass 6. Pisau silet
3. Kaca penutup 7. Air
4. Pipet tetes
Cara Kerja
1. Ambillah daun dari lingkungan sekitar Anda.
2. Sayatlah permukaan luar daun secara tipis sehingga terlihat tipis dan transparan.
3. Tempatkan sayatan tersebut di atas objek glass dan tetesilah dengan air menggunakan pipet tetes.
4. Amatilah menggunakan mikroskop.
5. Temukan lapisan epidermis dengan semua struktur selnya.
6. Gambarlah hasil pengamatan Anda.
b. Parenkim atau Mesofil
Jaringan ini terdapat di antara epidermis atas dan epidermis bawah. Pada tumbuhan dikotil, jaringan mesofil ini berdeferensiasi menjadi jaringanjaringan, antara lain seperti berikut.
1) Parenkim Spons (Bunga Karang)
Jaringan spons tersusun oleh sel-sel yang tak teratur, berdinding tipis, lepas, dan mengandung sedikit kloroplas. Ruang antarsel besar sehingga memudahkan terjadinya pertukaran gas.
2) Parenkim Palisade (Jaringan Tiang)
Jaringan palisade berbentuk silindris, tegak pada permukaan daun, selapis atau lebih, rapat satu sama lain dan mengandung banyak kloroplas sehingga lebih efisien untuk fotosintesis. Jaringan palisade berfungsi untuk menangkap cahaya. Kepadatan jaringan palisade ini tergantung pada intensitas cahaya yang diterima. Bagian yang banyak menerima cahaya langsung lebih padat daripada bagian yang berada di tempat teduh. Pada kedua jaringan ini terdapat klorofil, sehingga di sinilah tempat berlangsungnya proses fotosintesis.
Lakukanlah kegiatan di bawah ini!
Amatilah hasil kegiatan kelompok 5 dan carilah di mana letak jaringan epidermis dan parenkim! Gambarlah jaringan tersebut pada buku tugas. Bandingkanlah dengan hasil teman Anda!. Untuk lebih memahami uraian di atas, Anda dapat melihat gambar 2.26!

c. Berkas Pengangkut
Jaringan ini tersusun atas xilem dan floem. Berkas pengangkut banyak terdapat pada tulang daun dan urat daun. Fungsi jaringan pengangkut pada daun adalah untuk mengangkut air serta zat hara dari tanah dan menyebarkan hasil fotosintesis. Hasil fotosintesis dari sel mesofil masuk ke floem tulang daun yang kecil. Sel khusus yang berfungsi sebagai pengantar senyawa-senyawa organik dari sel mesofil ke floem disebut sel transfer. Di dalam berkas pengangkut, xilem selalu berada di sebelah atas floem karena tulang daun merupakan kelanjutan dari tangkai daun yang berasal dari batang. Dalam hal ini, xilem di sebelah dalam dan floem di luar. Susunan xilem, terutama pada ibu tulang daun seperti pada batang yang terdiri atas trakea, trakeid, serabut, dan parenkim.
Sumber :
Lestari, Endang Sri dan Kistinnah, Idun, 2009, Biologi 2 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas XI, Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, h. 56 – 66.